Kota Bekasi News

Sunday, July 19, 2009

PENGURUSAN KTP, BANYAK CAMAT LAKUKAN PUNGLI


CIKARANG-dobeldobel.com
Siapa bilang bikin KTP di Kab. Bekasi gratis? Sejumlah oknum Camat banyak meminta pungutan kepada masyarakat yang mengurus Kartu tanda Penduduk (KTP). Banyak tokoh masyarakat menyoroti soal ini. Mereka menilai, pemerintah kabupaten Bekasi tidak konsisten dan melanggar peraturan daerah yang dibuat sendiri.

Tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi H.S Warsito, SH, misalnya, meminta Bupati Bekasi Drs H Sa’duddin untuk menindak oknum Camat yang menarik biaya pembuatan KTP dari masyarakat dengan dalih apapun, karena merupakan amanat dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007.

“Camat yang tidak mampu menggratiskan KTP seperti yang diamanatkan Perda, sebaiknya diganti,” tegas H Warsito.

Hal itu dikatakannya ketika diminta pendapatnya di salah satu kantor kecamatan. Ia menyebutkan, masih banyak rakyat Bekasi yang hidup di bawah garis kemiskinan. "Sehingga kalau mereka dibebani dengan biaya KTP, jelas selamanya mereka enggan mengurus KTP. Padahal KTP wajib dimiliki setiap penduduk yang sudah dewasa sebagai identitas diri," terangnya.

Peraturan daerah, katanya, merupakan produk pemerintah daerah yang disahkan lewat panitia khusus di DPRD. “Tidak ada alasan buat Camat menarik biaya KTP apalagi menentukan biayanya. Hal seperti itu tak bisa dibiarkan oleh Bupati,” ujar praktisi hukum itu.

Sebelumnya, Tarmidi, Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Bekasi dari PDIP yang dikonfirmasi soal pungutan biaya pembuatan KTP berjanji akan membawa ke dalam rapat komisi. “Kalau itu terjadi, patut disayangkan,” kata Tarmidi. Sebelumnya Tarmidi berdalih, baru mengetahui kalau pembuatan KTP masih dipungut biaya. “Saya baru tahu, kalau masih dipungut biaya. Kita akan turun ke kecamatan-kecamatan sebelum dibawa ke dalam rapat,” kilahnya.

Namun, hingga menginjak bulan kedua setelah dikonfirmasi, wakil rakyat ini tidak berbuat. Terbukti, hingga kini Komisi A DPRD tak merespon soal pungutan KTP. Sejumlah masyarakat yang ditemui saat mengurus KTP di beberapa kecamatan, juga mengeluhkan pelayanan KTP. Menurut mereka biaya pembuatan KTP bervariasi. Untuk KTP yang selesainya paling cepat 7 hari dipungut Rp 20.000, sedang yang mendesak berkisar Rp 50.000 sampai Rp 150.000 untuk satu KTP. Sementara kartu keluarga, sesuai Perda No. 8/2007 dipungut biaya Rp 5.000, namun di kecamatan biayanya menjadi Rp 10.000. “Belum termasuk biaya administrasi di kantor desa saat minta surat pengantar,” kata beberapa warga.

Menurut Iwan Staf salah satu Kecamatan, biaya KTP yang diambil dari masyarakat, selanjutnya diserahkan kepada Camat. Bisa dibayangkan, jika setiap hari ada sekitar 500 warga yang mengurus KTP. Berapa yang masuk ke kantong oknum Camat setiap hari.
Sumber WartaBekasi

No comments:

Post a Comment

Pemerintah Kota Bekasi

dobeldobel.com - webrizal.com

My weblink